kadang,,hidup itu hanya untuk berjalankadang kita takut memutuskan, ragu-ragu, atau bahkan tengah tersesattapi bagaimanapun juga, hidup terus berjalan, tak cukup beri waktu berpikirmaka pilihlah yang ada di hadapanmu, atau segalanya lenyap seketika itu jugaya, kawan, hidup itu terus berjalan!maka melangkahlah dengan gagah berani, jangan berhenti!bersemangatlah!
Tampilkan postingan dengan label Koleksi Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koleksi Puisi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 Maret 2008
PULAU RAJA
Pulau raja persunting mahakala di Utara Mayapadarenta. Hatinya kian bisu di tanah berkelaminjalang, sewaktu jiwa-jiwa dikelanaauratnya untuk sepasangkursi jati hitam. Tak lama waktupasir bergegas kering: tenggelamlah lumbungpulau merunut ayat punggung ratu Selatan. Bala karmamemenggal kitab yang luruh oleh endus panasangkara bebatuan kembar. Pulau rajaperlahan mendaki
Spectrum Ruang...
Embun yang menggambaridaun daun talas meneteskan cerita,dan kutemukan kamudi rerimbunan cemara...tertingkap masa lalumakin menebal...sampai ku akhiri perjalanan gerimis initak ada lagi "dancing elf"di pembukaan sajak tentang kasih,kau hilang...Masih angin yang jadi rumahku,pengembaraan musim sebuah eksistensidimana keraguan menunggui muara muaratempat airmata mengalirkan
PENANTIAN TIGA DUPA
Tiga dupa berdiri di kantung gerbangratapan Merak Hijau, mendampingi kolamperut-perut bambu di kaki Harimau Batu. Penggiringwangi sesaji melipur keringat di pancur ragapara selir tembok awan, semenjak arussenyumnya membunuh hati permaisuri arak.Tiga dupa silih berganti semasa empat waktu tertidurmenghianat bumi: berakhir abu, dan kembalimewujud tiga dupa menyala di kantunggerbang ratapan Merak
Sabtu, 12 Januari 2008
Puisi
Menyatu dwiragaSeakan sejasadMenyirnaAkan adanyaAku dan kauYang tertinggalHanya kitaAtmaku gilaSariramu di atasSendiriku riuhDua jiwa menjelagaMantera cintaMencantisRona asmaraTanpa sedarLalu akuMeluka zuhrahmuTanpa sengajaKulihat danawakuDalam cermin lelakiO marikhGerhakuAdalah diaDewi nyawakuAkulah kabulDalam semuaPintanya
Hujan Gerimis Jatuh Satu - Satu
Membasahi bumi dengan perlahanWahai wanita pujaankuKau pun datang menyuburkan bunga hati ditamankumimpikan kita tuk bersatudalam hati ini yang ada hanya dirimukau bagai lilin kecilkau terangi gelap hati yang kerdiltak pernah percaya ku temukan kau permatasesuatu yang sangat berhargayang akan selalu kusayangi dan akan kujagakau buat diriku menjadi berhargawahai wanita pujaankutak ada niat ku untuk
Ternyata Hati Ku Tak Bisa Berdusta
Meski ku coba melupakan muTetap tak bisa ku menghapusmuTulus cintaku telah kuberikan padamuKu takan sesali mencintai dirimuWanita terindah pernah jadi mimpikuTak pernah menyesal mengenal dirimuWalau Jalan yang kutempuh tak tertuju padamuMeskipun kini kau kuhindariTapi hatiku tak bisa kupungkiriMaaf ku terlalu mencintaimuKu mencintaimu karena hatiku mencintaimuTelah terukir dirimu dalam
Minggu, 06 Januari 2008
Puisi Anak Kedokteran
Hari itu, ketika tubuhku pada metabolisme nyayang terendah...Mataku berakomodasi tak percaya...Benarkah yang tertangkap oleh nervi optici-ku??Dalam sms mu...Katamu, akulah nukleus kehidupanmu...Katamu, jika kau flagelatta, maka akulah ATP...Katamu, jika kau inflamasi, akulah prostaglandin...Sadarkah kau??Kau berhasil membuatku mengalami hipertensifisiologis dan tachycardiPerintahkan membrana
Puisi Bagi "Peranakan Cina"
Kata orang kau peranakan CinaKulitmu putih mulusKau tinggal di ruko sebelah kostkuSuatu malam kugoda Tacimu yang mataduitan...lalu kuberi beberapa lembarribuan...dan terjadilah tawar menawarTacimu setuju...aku heran murah benarhargamu?Kubawa kau ke kamar kostku...lalu kubaringkandi atas ranjang.Kau..diam saja tak menolak...?Kubuka gaun kuningmu...kau diamKuelus putih kulitmu...Bau wangi kulitmu
Senin, 17 Desember 2007
Bayang
Setiap langkah ku ada dia..Mengikuti di belakang punggungnya. .Gelap dan tak terlihat..Kasat mata..Terdiam kala banyak yang membicarakannya. .Seakan tak seorang pun memandang kearah ku..Sibuk mengagumi pesonanya..Sibuk meminta senyumannya. .Akulah sang tak terlihat..Saat dia berada di dekat ku..Akulah sang gelap..Dibalik wajah cerah nya..Akulah sang kasat mata..Ada namun seakan tak ada..Akulah
Minggu, 16 Desember 2007
Siluet Luka Hati
Terlalu banyakkah aku bermimpi ?Terlalu sakitkah hati ini ?Ku membatu diantara selimut kasihmuKu mencari sela di akhir ceritakuMasihkah Tuhan mau mendengarkanku ?Masihkah aku harus mencari ?Ku berlumur lelah bercampur peluhKuingin menambatkan hatiku hanya kepadamuMengapa hati ini belum bisa menerimamu ?Mengapa hati ini masih penuh ragu ?Mengapa cintamu tak terlalu menyentuhku ?Salahkah aku yang
Terindah Untukmu
Kulihat lembayung cintamuTerulur sejuk diantara panas mentariMenyiram kalbuku yang gersangMemupuk mimpi dalam benakkuIndah dirimu tak terlukisTak tergambar rindu iniKu hanyut dalam angan yang memabukkanMengejar asa yang menggoda riuhLihatlah aku yang berdiri disiniMemandangmu hangatMenyambut cintamu lembutMenanggalkan mimpi bersamamuSendiri ini menghujamku saat tak bersamamuWaktu bermain diantara
Bayanganku
Apa aku diciptakan hanya untuk menangis,DisakitiDan di campakkan ?Ku ingin berarti untuk semua orang Ingin juga dicintaiAku bagai sampah teronggok usang,dipinggir harap yang kosong
Membatu
Aku tak pernah kuasa untuk mencintaimuKutangguhkan amarah di reruntuhan kasihkuMencoba tuk menyayangimu yang terlalu sulit kutempuhDi sela relung hatimu yang masih membatu
Deritamu
Ketika relungmu menangis saat duka membelengguEnggan tuk tangiskan takdirTetaplah berdiri di atas derita tak berakhirYakinlah di sana ada bahagia menantimu
Kebohongan
Ada penantian disetiap percintaanAda pengorbanan disetiap kesetiaanAda kedukaan disetiap kebohonganDan ada kebahagiaan disetiap kesadaran tentang kasih sayang
Jumat, 14 Desember 2007
Malam
"Langit senja mengukir sebuah mimpimentari menepi ucapkan salam untukmuangin berhembus,hempaskan lelahmalampun beringsut tinggalkan senjabintang perlahan menyembul,dibalik himpitan awan birurembulan seakan msh enggan tuk menyapakubawa langkah tuk menggapai mimpipada malam kuucapkan salambiarkan sejenak raga ini terlelapuntukku lepaskan lelah jiwaMalam....biarkan mimpi indah itu hadir
Pertanyaan...
Mengungkap kesementaraan kata,belum lagibilik bilik yangtak rampung kusinggahikau tau, semua seperti kunang kunang sekejab nyala... sekejab hilang...Ada kalanya sebuah pertanyaantak perlu jawabanseperti embun yang bentangsaat daun daun ilalangmerasa kehausan...Telusuri saja jalan iniamati tiap setapaknya keindahan yang masih tersusun rapiSaudaraku,masikah kita
Rabu, 12 Desember 2007
MARS
Atas nama Mars yang terperangkap dalam gelapDenting tanpa suara. berlagu tanpa nadamelangkah terdiam dlm kebimbanganmenabur bunga. sangga kasih ditengah lukakesunyian melukis dalam kegelapantertunduk pilu menepis angan membisu tanpa kataJika. . Kau takut akan kecewa, yakinlah tentang kebahagiaanJika,,, Kau takut akan kesedihan, tulis sedihmu dirimbunan pohon biarkan terbawa hembusan anginJika..
SEBUTIR DEBU
Adalah sebutir debu…Meringkuk kedinginan… Mengitari bumi tanpa ronaSelimut kecilnya tersapu angkasaRajut penghangatnya tercerai tanpa janjiRindu…Masih mendekam dalam setiap detak jantung nafasnyaWalau hanya sekedar sapa.. hanya sebatas tanyaDi setiap penat letih dan keterpurukan nyaDia berlari di tengah gurun gulitaMengais-ais oase kehangatanBintang di tirai angkasa, tak cukup untuk menghangatkan
Langganan:
Postingan (Atom)